Home Fakta / Mitos Arti Mitos Orang Meninggal Hari Selasa

Arti Mitos Orang Meninggal Hari Selasa

Arti Mitos Orang Meninggal Hari Selasa − Bukan sebuah rahasia apabila masyarakat disekitar kita masih sangar percaya akan hal-hal yang berhubungan dengan mitos, seperti halnya arti mitos orang meninggal hari selasa kliwon yang dipercaya dapat berguna untuk orang yang melakukan ritual pesugihan. Makna mitos orang mati di malam selasa kliwon atau hari sabtu dipercaya akan mampu memberikan daya yang luar biasa bagi mereka penganut ritual pesugihan untuk keperluan tertentu yang berkaitan dengan memperbanyak materi untuk mengumpulkan harta.

Masyarakat disekitar kita memang masih sangat percaya dengan mitos yang berkembang terkait orang meninggal dunia pada malam selasa kliwon yang katanya bagian tubuh jasad tersebut dapat digunakan sebagai pelengkap ritual pesugihan. Dalam beberapa kasus ditemui, orang yang meninggal pada hari tersebut memang didapati tanah dimana dia dimakamkan selalu ada lobang bekas galian, yang disebabkan oleh seseorang dengan niat ingin mencari bagian tertentu dari orang meninggal tersebut untuk kepentingannya.

Ritual ghaib terkait pesugihan inipun memang ada dan benar-benar terjadi, seperti didaerah penulis yang pernah kejadian seseorang meniggal pada hari selasa kliwon dan ternyata selang beberapa hari, ada sakti mata yang melihat bekas galian pada makan orang tersebut. Lubang tersebut terdapat tepat dibagian kepala sehingga terkesan ada yang diambil dari dalam tanah.

Dipercaya, orang yang ingin mengambil bagian dari jasad maka harus melakukan ritual menggali dimalam hari dan harus dengan tangan tanpa bantuan alat tertentu. Sehingga bekas galiannya sangat mirip dengan lubang bekas harimau, yang mana tanah disekitarnya habis dicakar sehingga membentuk lubang bulat.

Kira-kira seperti itulah arti mitos tentang orang yang meninggal di hari selasa kliwon, dimana ketika orang meninggal dunia pada hari tersebut maka dipercaya bagian dari jasadnya dapat digunakan untuk media penglaris dan mencari harta benda untuk tujuan meningkatkan kesejahteraan hidup. Namun kebenaran akan hal tersebut memang masih sulit dibuktikan sampai sekarang.

Meskipun demikian, jejak dari perbuatan orang yang melakukan penggalian terhadap makan si orang yang meninggal memang jelas ada bekasnya dan dapat menjadi bukti akan perbuatannya. Tetapi tidak ada yang melihat secara langsung perbuatan tersebut, sehinga membuktikan bahwa itu perbuatan manusia atau bukan memang tidak mudah.

Leave a Reply