Home Fakta / Mitos Mitos Larangan Tidak Boleh Menyiksa Binatang

Mitos Larangan Tidak Boleh Menyiksa Binatang

Mitos Larangan Tidak Boleh Menyiksa Binatang Bila Istri Lagi Hamil − Mumpung ane lagi longgar waktu ya sudah ane update lagi gan mitos-mitos terlarang yang ada di sekeliling kita.

Cerita ini diambil dari pengalaman seseorang yang pernah nemuin kejadian seperti ini dan inilah isi cerita bukti dari narasumber tersebut.

Tidak boleh menyiksa, membunuh, dan menyakiti Binatang bila Istri lagi Hamil. Wallahu Alam gan ane nggak bisa ngejelasin dengan logika, karena hal ini terjadi beneran pada tetangga ane dan ane diceritain ama bapak ane gan, soalnya bapak ane yang ngeliatnya dengan mata kepala beliau sendiri gan. Dan sampai sekarang tetangga ane itu masih ada dan masih hidup, seperti biasa gan bertetangga sama orang kampung termasuk ane dan sekeluarga. Ceritanya begini gan, dulu tetangga ane tu suka meliara hewan-hewan dirumah, kalo biasanya orang-orang khan pada meliara burung, kucing, anjing dan unggas lainnya. Tapi beda dengan tetangga ane gan, karena dia meliara babi di pekarangan rumahnya. Dan beberapa bulanlah istrinya didiagnosa hamil gan ama dokter kandungan. Nah dari sinilah kejadian yang agak janggal terjadi gan, karena tetangga ane malah bermaksud menyembelih babi yang dipeliaranya, dan mungkin untuk dimakan kali ya. Dan cara menyembelihnya pun udah terkenal sadis dan, karena cara membunuh babi itu dengan cara mencekik leher babi itu hingga babi itu berbunyi keras banget gan. Dan Padahal udah diingein ama sesepuh yang ada di kampung ane, “Mas, mbok ojo sing aneh-aneh, mesakke bojomu karo jabang bayimu, ojo ngono kuwi” maksudnya “Mas, ya jangan begitu, jangan berbuat yang aneh-aneh, kasihan sama istrimu dan jabang bayi yang ada dalam perut istrimu”. Sudah dikasih tau tapi dia tetep aja nyolot gan, nggak percaya takhayul seperti itu. Dan selang beberapa bulan dan tepatnya sekitar 9 bulan, lahirlah jabang bayinya. Dan Astaghfirllah gan, anaknya nangisnya kayak babi yang dulu pernah dimatiin ama suaminya gan, kata bapak ane, persis kayak babi yang mau dibunuh dulu gan. Suara tangisannya nggak kayak bayi normal yang lain. Dan setelah besar, dan bisa bicara, anak itupun nggak bisa bicara gan, karena anak itu bisu. Kalo bicara nggak jelas, jadi kayak babi senggrak senggrok gan. Padahal anak itu sekarang udah gede dan malah udah bersuami gan, dan beranak juga gan. Anaknya semuanya normal gan. Anaknya dua laki ama perempuan. Dan hingga sekarang kalo anaknya itu nangis masih kayak babi gan senggrak senggrok gitu. Wallahu Alam gan ane cerita berdasarkan fakta dan bukan logika. Memang mitos di jawa nggak boleh dianggap main-main.

Terus gini gan, mungkin agan tau ya baru-baru ini Youtube dibuat heboh dengan penampakan bayi lahir mirip kodok. ceritanya hampir sama gan, pada waktu istrinya mengandung, suaminya suka memancing ikan dengan umpak kodok (katak). Untuk linknya tak kasih aja ya gan.

Percaya atau tidak kita harus menghormati mitos ini dan bagaimanapun tentang mitos ini semua. ingat!! Hanya Tuhan Yang Maha Tau.